Yang teramat terindukan

Ini bukan hari ke lima ku di Desa Aris. Ini adalah hari ke tiga puluh tiga aku disini. Postingan kali ini selingan sebelum aku ceritakan hal-hal lain tentang Aris.

Tiga hari lalu, tepatnya hari senin, selasa, rabu semua sekolah di Kabupaten Bengkayang diliburkan. Ada pertemuan PGRI untuk tiga hari tersebut. Aku tidak tau dalam rangka apa, lalainya aku juga tidak bertanya. Sebelumnya, rutinitas pagi hariku kini berubah. Setiap pagi aku datang ke sekolah SD untuk bantu mengajar anak-anak. Nah itulah mengapa aku tau kalau tiga hari kemarin semua sekolah diliburkan. Tentang SD dan kondisinya kapan-kapan aku tuliskan. Siap-siap miris lagi 🙂 Continue reading Yang teramat terindukan

Share this :

Tentang Transmigrasi

Bangun pagi, lari pagi sekaligus mencari lokasi sinyal setelah kemarin seharian tab mati. Menunggu ratusan chat WA ini selesai berdatangan. Membaca kumpulan chat WA dari berbagai group. Ada yang berbeda hari ini, ada private message masuk. Tumben biasanya tidak ada satupun. Haha. Membaca satu-satu chat group. Aku sudah terlatih tersenyum tanpa sadar ketika membaca WA, untung jalan ini sepi. Continue reading Tentang Transmigrasi

Share this :

Cinta itu mulai tumbuh

Kali ini bangun dengan hujan di menjelang subuh. Nikmatnya, tapi perlu perjuangan untuk tidak merapatkan kepala kedalam sleeping bag. Membangunkan adek-adek yang harus berangkat sekolah pagi. Sholat subuh pertama di rumah pak kades nan besar dan bagus ini. Malam tadi aku diminta tidur di rumah pak kades yang tidak ditinggali. Tiap malam akan ditemani tidur anak dan keponakannya. Awalnya berfikir lebih baik tinggal bersama saja di rumah kayu pak kades, tapi aku paham, they need privacy and me too. Continue reading Cinta itu mulai tumbuh

Share this :

Deskripsi

Hari ini tidak kemana-mana, belum ada motor. Baiklah mari bercerita tentang desa ini. Desa Aris terdiri dari dua dusun, Dusun Lubuk Batu dan Pantulak. Dari dua dusun tadi terbagi menjadi 9 Rt, Rt 01-03 berada di dusun Lubuk Batu sedangkan Rt 04-09 berada di dusun Pantulak. Dusun Pantulak terdiri dari 4 blok permukiman, Padang’k, Julan, Pantulak serta SP2 lokasi transmigrasi. Aku tinggal di blok Pantulak, menempati rumah Kepala Desa yang kosong.  Continue reading Deskripsi

Share this :

Pertamaku !

Pagi ini bangun dengan gelap. Meraba raba handphone untuk melihat jam digital. Suara ayam sahut menyahut berkokok. Bukan bising, Aku menikmati merdunya. Jam 3 pagi, sepagi ini ayam sudah ramai. Menunggu subuh, masih sama dengan gelap. Kali ini meraba raba menuju kamar mandi. Wudhu pagi hari dengan air kecoklatan. Bukan masalah, Aku mulai beradabtasi.

Continue reading Pertamaku !

Share this :