Madina's Family

Writing, Travelling, Empowering

Tag: Papua Barat

Membaca Kejadian

Dua hari lalu saya menemani Ibu saya di RSUD. Kami sedang menunggu antrian di salah satu poli. Dari 58 pasien Ibu saya mendapat nomor antrian terakhir. Lama nunggunya? Iya lah namanya juga poli. Oke bukan itu yang mau dibahas. Diantara banyak pasien yang menunggu, ada beberapa pasien yang menarik perhatian saya. Tidak, saya tidak ingin menceritakan semuanya. Hanya satu case. Di ujung kursi tunggu ada satu keluarga kecil. Ayah Ibu dan Balita. Si anak berumur kurang lebih 3 tahun. Anak kecil ini sebelumnya jatuh dari tangga dan menjadikan kedua matanya bengep, membekas hitam. Continue reading

Share this :

Buku Untuk Kaimana

Membaca merupakan salah satu kompetensi terpenting dalam kehidupan manusia dari dulu hingga sekarang. Namun tahukan kalian, masih banyak di belahan bumi pertiwi ini anak-anak belum mampu mengeja kata dengan tepat. Banyak faktor yang menyebabkan itu semua. Faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal berasal dari diri masing-masing anak yang kurang termotivasi untuk belajar membaca dengan baik sedang faktor eksternalnya adalah kurangnya pengajaran kepada mereka serta fasilitas belajar membaca yang belum ada. Continue reading

Share this :

Tolong, Aku Kangen !

Hampir sebulan aku di Kaimana. Karena kondisi cuaca dan transportasi menuju desa penempatan yang belum bersahabat jadilah aku harus tetap tinggal di kota dengan segala kenyamanan yang membuatku kadang jengah. Tapi tidak apa-apa pastu ada hikmahnya. Aku masih tetap bahagia, bahagia dengan jalan kaki keluar rumah sambil lihat matahari yang jarang muncul. Naik angkot sampai ujung kota kemudian kembali lagi pulang ditemani pemandangan laut sepanjang jalan. Melihat ombak yang menderu terbawa angin timur yang maha dahsyat. Atau hanya sekedar mengobrol ini itu dengan Bapak Ibu Kos yang asalnya dari Jogja. Semua itu membuatku selalu ingat “Sabar” yang di sampaikan teman, keluarga, bahkan Pak Dain pegawai Pemda suatu waktu. Continue reading

Share this :

Menanti Senja di Kaimana

Jam sebelas siang waktu Kaimana dua hari lalu, kaki ini pertama kali menginjak bumi Papua. Setelah Ambon dan Fak-Fak akhirnya sampai juga di hadapan Bandara Utarom Kaimana. Kaimana adalah Kabupaten Kecil. Hanya perlu satu jam saja untuk bisa mengelilingi seluruh kaimana dengan kendaraan bermotor. Belum lama memang Kaimana ini berkembang. Kabupaten Kaimana merupakan pemekaran dari Kabupaten Fak-Fak pada tahun 2009. Bisa dibayangkan sebegitu luasnya wilayah administrasi Kabupaten Fak-Fak semasa itu. Continue reading

Share this :

© 2018 Madina's Family

Theme by Anders NorenUp ↑